Bab 012. Terima Kasih atas Undangannya
“Terima kasih atas undangannya. Aku adalah pembuat ‘Suara Bintang’, mahasiswa tingkat akhir jurusan Desain Animasi Universitas Ningjiang, calon lulusan tahun ini, Xu Rui.
Sejujurnya, menuliskan jawaban yang agak tidak sejalan dengan arus utama di platform tanya jawab yang sedang ramai dengan candaan dan humor seperti ini membuatku agak gugup. Namun setelah kupikir-pikir, karena hasil karyaku yang masih belum matang ini mungkin belum sepenuhnya menyampaikan gagasan yang kumaksudkan kepada para penonton, jadi di sini aku ingin memberikan penjelasan.
Pertama-tama, mungkin banyak orang menyadari bahwa ‘Suara Bintang’ bukanlah kisah biasa. Dalam cerita ini, kegelisahan cinta remaja laki-laki dan perempuan dihubungkan dengan nasib seluruh dunia. Aseng dan Mika seolah-olah terlepas dari masyarakat, dari dunia, dan hanya larut dalam hubungan antara mereka berdua saja.
Sebagian orang mungkin menganggap ini sebagai kurangnya unsur sosial, tapi sebenarnya, justru itulah yang ingin kutonjolkan.
Remaja yang sedang tumbuh memiliki kesadaran diri yang berlebihan, banyak di antara mereka merasa sangat terhubung dengan dunia, dan keterikatan seperti itu terlepas dari masyarakat dan aturan, sangat emosional. Contoh paling sederhana adalah ketika dua orang muda jatuh cinta, mereka hanya melihat satu sama lain dan melupakan keluarga maupun masalah sosial di belakangnya.
Itulah perasaan murni yang ingin kugambarkan.
Karya semacam ini, kuanggap sebagai karya ‘aliran dunia’.
Yang dimaksud dengan ‘aliran dunia’ secara sederhana adalah kisah ‘engkau, aku, dan nasib dunia’...”
Sebenarnya, sudah banyak diskusi seputar ‘Suara Bintang’ di Bumi. Pada kehidupan sebelumnya, skripsi kelulusan Xu Rui pun membahas analisis ‘Suara Bintang’, sehingga ia dengan cepat menuliskan penjelasan yang cukup panjang. Xu Rui juga malas untuk mengambil tangkapan layar, hanya melakukan tata letak dasar, menonjolkan kalimat-kalimat penting, lalu menekan tombol kirim dan, di akhir, tidak lupa menyindir budaya platform tanya jawab itu.
Ia berdiri, melihat waktu, merasa sudah saatnya menyiapkan makan malam, dan tanpa memikirkan kelanjutan diskusi, ia pun keluar dari kamar.
Sementara itu, di sebuah grup obrolan daring, diskusi tentang ‘Suara Bintang’ masih berlanjut.
Nama grup itu adalah ‘Organisasi Besar Pengguna Animasi Platform Tanya Jawab’, seperti namanya, grup ini beranggotakan para pengguna terverifikasi yang aktif di bidang animasi dan komik di platform tersebut.
Para anggota besar ini bukan sekadar pengguna terverifikasi, melainkan mereka yang selama ini rutin menjawab berbagai pertanyaan di kategori terkait dan mendapatkan gelar ‘Penjawab Unggulan’, dengan rata-rata pengikut lebih dari lima puluh ribu. Meski tidak banyak dalam konteks platform secara keseluruhan, di ranah animasi jumlah itu sudah cukup berpengaruh.
【Kenangan Lalu】: Hahaha, Erlang, jawabanmu kali ini luar biasa, sudah hampir seribu suka.
【Kenangan Lalu】: Mau kubantu promosi di grup penggemar? Mungkin bisa tambah dua ratus suka lagi.
【PintuPintuPintu】: Kalau si Gembala tahu ulasan film yang ia tulis susah payah malah tenggelam oleh satu candaan, entah ekspresi apa yang bakal ia tunjukkan.
【Erlang】: Aku juga tidak bermaksud merendah, hanya asal komentar saja, siapa sangka banyak yang setuju.
【Kenangan Lalu】: Tapi tak kusangka ‘Suara Bintang’ benar-benar seheboh ini, barusan aku lihat masuk rekomendasi platform. Andai saja tadi aku ikut-ikutan, bisa panen banyak suka.
【Komandan】: Si Gembala itu cepat sekali, padahal aku juga berencana menulis ulasan, tapi sekarang sepertinya tidak perlu lagi.
【PintuPintuPintu】: Komandan, bukannya kamu baru pindahan rumah? Masih sempat nonton animasi?
【Komandan】: Baru selesai pindahan, pagi tadi baru pasang internet.
【Erlang】: Tapi si Gula Hitam ini, kenapa lagi-lagi nulis novel, sampai aku sekarang begitu lihat jawabannya langsung kupilih lewati.
【Gula Hitam】: Menulis novel itu menghasilkan uang, bro. Kumpulan novel keduaku sudah mau terbit, ini uang nyata, lho.
【Kenangan Lalu】: Keren banget, Gula Hitam. Bikin iri saja.
【Cumi Bukan Ikan】: Gula Hitam, tertarik jual hak cipta? Perusahaan film keluargaku sedang kesulitan cari naskah bagus buat diproduksi.
【Gula Hitam】: Nona Cumi, jangan bercanda. Perusahaanmu beli hak cipta harga ratusan juta, aku yang masih pemula mana mampu jadi incaran.
【PintuPintuPintu】: Eh, kalian lihat, aku menemukan sesuatu. Jawaban ini nih.
【PintuPintuPintu】: Tautan: xxxxxx.
【Erlang】: Bukankah itu tautan ke pertanyaan yang tadi? Ada siapa lagi yang ikut nimbrung?
【Kenangan Lalu】: Astaga, ini benar-benar penulis aslinya?
【Aji】: Tidak ada verifikasi, siapa tahu benar atau tidak. Tapi tulisannya lumayan juga, aku cuma sekilas baca soalnya tak ada gambar.
【RemiRemi】: Jumlah suka naik cepat juga, baru beberapa menit sudah seratus.
【Kenangan Lalu】: Maksudnya apa tuh, ‘platform tanya jawab penuh candaan dan humor’? Dia meremehkan Erlang dan yang lain ya?
【PintuPintuPintu】: Anak muda, baru sekali buat animasi langsung terkenal, sudah mulai sombong. Jujur saja, kalau kita kompak menjatuhkannya, bisa-bisa animasinya selamanya jadi bahan olokan.
【Erlang】: Aku lihat tak ada verifikasi resmi dari platform, benar dia orangnya?
【Komandan】: Biar kucek ke orang dalam platform.
Setelah mengetik itu, pria yang dipanggil 【Komandan】, Mengerde, menarik tangannya dari keyboard dan melihat sekeliling kamar.
Itu adalah apartemen tipe satu kamar standar; kamar utama, kamar mandi di luar, lalu pintu utama. Apartemen seperti ini sedikit lebih mahal, biaya air dan listrik pun tinggi, tetapi lingkungannya nyaman dan perabotan masih baru. Di ibu kota Jingping, sewa bulanan bisa di atas tiga ribu, apalagi di pusat kota bisa tembus lima ribu.
Di dunia nyata, Mengerde adalah seorang pengembang perangkat lunak, atau yang lazim disebut programmer. Menonton animasi hanyalah hobi. Sejak platform tanya jawab itu baru muncul, ia sudah mendaftar, dan reputasinya di grup tersebut dibangun dengan susah payah.
Ia menggerakkan mouse, membuka forum langganannya, a2, sebuah forum serbaguna, tetapi bagian animasinya kerap membahas topik mendalam, banyak juga pelaku industri yang diam-diam aktif di sana, sehingga kerap disebut sebagai ‘Forum Animasi Nomor Satu Dunia Berbahasa Tionghoa’.
Kebiasaan Mengerde adalah merangkum isi beberapa thread di bagian animasi forum a2, lalu mengemasnya menjadi jawaban di platform tanya jawab demi mendapat banyak suka.
Karena forum a2 cukup eksklusif dan bahasannya tak mudah dipahami oleh penonton umum, sedangkan platform tanya jawab lebih luas penggunanya, bahkan banyak yang belum pernah mendengar nama forum a2, jawaban Mengerde selalu ramai peminat. Sesekali ada yang menuduhnya sekadar tukang salin dari forum, namun para penggemar dan anggota grup besar lain segera membungkam suara sumbang itu.
Itulah fungsi grup tanya jawab ini: saling mendongkrak nama adalah keterampilan wajib bagi seorang pengguna berpengaruh, dan Mengerde bisa eksis di grup itu salah satunya karena keahliannya ‘bersosialisasi’.
Saat itu, di forum a2, postingan soal ‘Suara Bintang’ sangat sedikit. Di satu sisi, forum ini memang mengutamakan bahasan kelas atas, sehingga karya setingkat tugas akhir mahasiswa jarang menjadi bahan diskusi. Di sisi lain, beberapa thread yang ada justru isinya mengejek ‘Suara Bintang’.
"Animasi yang membingungkan, nonton tiga menit saja aku sudah tertidur."
"Meski aku belum nonton, tapi lihat trending di Weibo, pasti ini digoreng oleh tim pemasaran, pasti jelek."
"Ada banyak kejanggalan dalam gambar, latar belakang jelas hasil olahan dari foto nyata, adegan pertarungan mecha pun terkesan asal-asalan. Benar-benar aneh animasi begini bisa dapat klik tinggi."
"Aku yakin ini pasti perusahaan tertentu yang menyamar demi mendongkrak popularitas!"
Hampir tak ada thread analisis mendalam tentang Suara Bintang di forum itu, sehingga Mengerde kehabisan bahan untuk menulis jawaban dan rencananya pun tertunda.
Ia menghela napas, lalu membuka aplikasi pesan dan menghubungi editor bagian animasi platform tanya jawab. Berkat posisinya di grup, ia sering membantu mengatur acara, sehingga ia cukup akrab dengan editor.
【Komandan】: Editor, apakah jawaban di bawah tautan diskusi Suara Bintang itu benar-benar dari penulis aslinya? Sudah diverifikasi oleh platform?
【Komandan】: Tautan: xxxxxx.
Sekitar lima menit setelah mengirim pesan, baru ada balasan dari editor.
【Mangga】: Belum diverifikasi, aku cek dulu.
Beberapa menit kemudian, editor mengetik balasan.
【Mangga】: Memang belum pernah diajukan verifikasi, mungkin hanya mengaku-ngaku saja.
【Mangga】: Akan kutelusuri lagi, beberapa hari ini banyak yang numpang tenar dengan Suara Bintang, aku sampai harus menutup beberapa akun.
【Komandan】: Baik, terima kasih banyak, Editor.
Mengerde tersenyum tipis membaca balasan itu, langsung mengambil tangkapan layar dan membagikannya di grup.
【Komandan】: 【gambar】
【Komandan】: Belum jelas benar atau tidak, ya.